Muhammad Taufik dan Eka Vidya Putra
Beberapa minggu yang lalu media masa mendadah keterkaitan petinggi-petinggi partai yang menempatkan keluarga mereka dalam daftar urut utama caleg partai. Praktek KKN ditubuh partai ini menambah daftar kekecewaan masyarakat terhadap partai. Disamping itu hal ini muncu juga sebagai respon sebagai bentuk kekecewaan kader partai yang sudah lama mengabdi dikalahkan oleh keberadaan keluarga petinggi partai. Tapi ada satu hal yang teralfakan oleh banyak orang bahwa problem partai tidak hanya berada pada kontek itu saja, tapi persoalan lain adalah keberadaan caleg didaerah yang secara “paksa” ditempatkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) masing-masing partai. Hal ini mengindikasikan betapa bersarnya kekuasaan DPP atas pengurus partai di tingkat daerah. Dan ini adalah kekalahan pegurus partai di tingkat lokal. Meski sudah dibahas dalam media ini, tapi sepertinya belum mendapat tempat yang luas. Persoalan ini diketengahkan sebagai bagian dari pemahaman bersama bagaimana parta (DPP) mempraktekan kekuasannya sampai pada tingakat lokal.